
(Nurul Jubaedah, S.Ag.,S.Pd.,M.Ag guru SKI di MTsN 2
Garut)
Sebuah Pepatah mengatakan,
βSemut akan menggigit jika terus diinjakβ. Ibarat semut jika sesekali
lewat dan sedikit mengijak, mungkin tidak akan membalas, tetapi jika sudah
semena-mena dan terus menerus julid, maka si semut pun akan menggigit. Begitu pun
manusia memiliki kemampuan yang berbeda-beda dalam mengatasi atau menghadapi
tantangan kehidupan. Ketahanan dalam menghadapi kesulitan ini disebut sebagai resiliensi
diri.
Resiliensi diri adalah satu hal yang sangat penting agar kita
bertahan dalam kesulitan. Kemampuan untuk bangkit, beradaptasi, dan bertahan
dalam keadaan sulit. Cirinya yaitu punya daya juang yang tinggi, gigih dalam
menyelesaikan apapun. Dan orang dengan resiliensi ini memiliki kesehatan mental
atau psikologis yang baik dan tidak mudah terganggu.
Tidak ada individu
yang kebal terhadap masalah dan tekanan
hidup. Ada orang yang mudah mengeluh dan mudah
menyerah di bawah tekanan hidup. Ada pula orang yang sangat kuat,
optimis dan melihat tekanan dalam hidup sebagai
tantangan yang dapat diatasi. Individu yang bisa bertahan hidup dalam
bahasa psikologi disebut kepribadian
tangguh.
Hardiness Personality atau kepribadian tahan banting menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti tahan banting adalah tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan perubahan. Tahan banting berasal dari kata dasar tahan. Secara harfiah dapat dipahami sebagai daya tahan, keberanian atau ketangguhan.
Kepribadian
tahan banting (hardiness personality) yang lebih lebih dikenal dengan ketabahan
atau kesabaran dalam Islam.
Kepribadian tahan banting memiliki manfaat yang
sangat besar bagi kesehatan fisik dan mental. Untuk lebih jelasnya mari
kita simak penjelasan berikut ini.
3 Ciri Hardiness Personality :
1.
Tidak
mudah menyerah
Seorang
hamba yang berputus asa dari rahmat Allah begitu banyak dosanya. βDan
kembalilah kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab
kepadamu kemuadian kamu tidak dapat ditolong (lagi).β Q.S Az-Zumar : 53-54.
Pribadi tahan banting memiliki banyak strategi untuk bangkit dari
keterpurukan. Tried and error begitulah prinsipnya, dia akan berusaha sebelum
menyerah, terus danterus mencoba, proses lebih bernilai daripada hasil. Berani
kalah dan siap gagal sesuai dengan firman Allah SWT berikut ini :
Artinya: "Katakanlah: "Hai
hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah
kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa
semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." Az Zumar : 53, perintah untuk Bertaubat dan Optimistis,
Satu mati tumbuh seribu.
Makna surat surat Ar-Rad ayat 11 yaitu, sesulit
apapun masalah yang kita hadapi, jangan berhenti untuk berusaha. Jika
kita diam saja dan tidak mengerjakan apapun untuk mengubah keadaan, Allah SWT
juga tidak akan mengubahnya.
2.
Memiliki
Jiwa yang Sehat
Orang
yang memiliki Hardiness personality memiliki jiwa yang sehat. Mereka
adalah orang yang ceria, tenang dan ceria hatinya serta memiliki sifat-sifat
yang terpuji, mendorong yang bersangkutan untuk menunjukkan sikap, perkataan
dan perbuatan yang baik, dan yang sangat baik. Orang yang sehat mentalnya
adalah orang yang bebas dari gangguan jiwa dan mampu menyesuaikan diri dengan
dirinya sendiri, dengan orang lain dan dengan masyarakat.
Selain
itu, orang yang berkepribadian tahan banting maka mentalnya akan sehat pula.
Mereka termasuk orang yang memiliki pengetahuan
untuk memanfaatkan potensi, bakat, dan sifat kepribadiannya secara
maksimal, serta mampu memelihara keselarasan dan kerjasama yang erat antara
pikiran, perasaan, emosi, keyakinan dan keyakinan dalam hidup.
Kesehatan
mental juga sangat bergantung pada bagaimana orang menghadapi suatu masalah,
berdasarkan pandangan atau sikap mereka terhadap berbagai masalah yang mereka
hadapi dalam hidup: sosial, ekonomi, politik, budaya, adat istiadat, dll.
Ketelitian dan kejujuran dalam mempertimbangkan berbagai masalah yang
dihadapinya akan membuat mentalnya
stabil, dan kesalahan dalam memeriksa sesuatu akan membuatnya sakit jiwa dan
hidupnya menjadi sengsara.
3.
Memiliki
Pola Pikir yang Matang
Hardiness personality memiliki beberapa kriteria, yaitu, (1) Matang dalam penilaian
diri. Mengenal diri sendiri, mengidentifikasi peluang, keterbatasan, pilihan,
keterampilan, konsekuensi, bakat, dan nilai yang terkait dengan peluang untuk
meraih pencapaian di masa depan. (2) Matang dalam menetapkan tujuan hidup. Setelah
seseorang dapat menilai kekuatan dan kelemahan mereka dan telah memperoleh
pengetahuan tentang arah sebuah kesempatan, dan tujuan dapat didefinisikan dan
kemudian ditetapkan. (3) Matang dalam perencanaan. Mungkin rencana dibuat dari
berbagai konsepsi kegiatan untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai. (4) Matang
dalam melaksanakan rencana. Menjalankan rencana membutuhkan lingkungan yang
menguntungkan. Artinya, kekuatan dalam memanage, mengajak seluruh
jajaran kolega, teman, saudara, kerabat, dan semua pihak untuk membantu
meningkatkan kematangan dalam melaksanakan sebuah rencana besar.
Daftar Pustaka
Asma,
U. (2009). Hidup Tenang Dengan Sabar. Jakarta: Belanoor
Hadjam, N.R.
Martaniah, S.M., Prawitasari, J.E., & Masrun. (2004). Peran kepribadian
tahan banting pada gangguan somatisasi. Anima vol 2 no 19 pp 122-135.
Saleh, A.R.
(2009). Psikologi: Suatu Pengantar Dalam Perspektif Islam. Jakarta: Prenada
Media Group.
Rakhmat,
Jalaluddin, (2010).
Tafsir Kebahagiaan. Yogyakarta: Serambi Ilmu Semesta. Ridha, Akri. 2002. Menjadi Pribadi Sukses. Buku 1.
Terj. Tarmana Abdul Qasim. Bandung: Syaamil Cipta Media.
Reformanda,
Satyagraha. (2009). Kata-kata Dahsyat Pemacu Semangat.
Yogyakarta: TaboraMEDIA.
Biodata
Nurul Jubaedah lahir di Garut, 19 Mei 1978. Mengajar di MTsN 2 Garut. Pendidikan : D1 Akuntansi (1995), S1 PAI UNIGA ( 2001), S1 Bahasa Inggris STKIP Siliwangi Cimahi (2007), S2 PAI UIN SGD Bandung (2012). Prestasi : Pembimbing KIR : Membimbing 27 judul Karya Ilmiah Remaja kategori sosial budaya, menghantarkan peserta didik juara 1,2,3, dan harapan 1 kategori Sejarah, Geografi, dan Ekonomi (tingkat Provinsi), juara harapan 1 dan 2 (tingkat Nasional) (Juli 2019-September 2021), guru berprestasi tahap 1 di GTK Madrasah (2021), lolos tahap 3 AKMI KSKK Madrasah (Februari 2022). Karya : 1 buku solo, 18 buku antologi (Januari-April 2022). Memiliki 540 konten pendidikan di canal youtube dan 45 artikel (Oktober 2021 - Mei 2022). Blog : http://nuruljubaedah6.blogspot.com/. Instagram (nj_78). Email : nuruljubaedah6@gmail.com. Whatsapp : 081322292789.
Matap
BalasHapusTerima kasih banyak
HapusMasya Allah berbakat
BalasHapusAamiin ya Allah
HapusSukses terus dalam berkarya bu, lanjutkan.
BalasHapusTerima kasih banyak atas supportnya. Salam literasi
HapusKarya tulis yang bagus ya. Lanjutkan.
BalasHapusTerima kasih banyak πππ siap!
HapusBermanfaat banget Bun.....menambah wawasanqu....mantul...
BalasHapusTerima kasih banyak atas supportnya salam literasi
HapusKeren...tulisannya salam sehat dan sukses
BalasHapusTerima kasih banyak atas supportnya salam literasi
HapusSangat bermanfaat, thank's sudah berbagi.
BalasHapusTerima kasih sudah berkunjung
Hapus